https://ejournal.iwima.ac.id/index.php/ictech/issue/feed IC Tech: Majalah Ilmiah 2026-10-28T00:00:00+07:00 Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat p3m@iwima.ac.id Open Journal Systems <p><strong>IC Tech: Majalah Ilmiah</strong> merupakan publikasi ilmiah yang berfokus pada bidang ilmu komputer dan teknologi terkaitnya yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Widya Pratama. Jurnal ini berfungsi sebagai platform bagi para peneliti, akademisi, dan profesional untuk berbagi temuan, inovasi, dan kemajuan mereka di berbagai bidang seperti Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence, AI), Algoritma dan Pemrograman, Jaringan Komputer dan Keamanan Siber, Rekayasa Perangkat Lunak, Big Data dan Data Mining, Manajemen Sistem Informasi, Analisis dan Desain Sistem. <strong>IC Tech: Majalah Ilmiah</strong> menerbitkan artikel penelitian asli, makalah tinjauan, dan laporan teknis, yang memberikan wawasan tentang aspek teoritis dan praktis ilmu komputer. Jurnal Ini telah memperoleh ijin terbit secara cetak pada 29 Mei 2007 dengan <strong>ISSN: 1907-7912</strong>. serta telah mendapat ijin menerbitkan jurnal secara elektronik dengan nomor <strong>EISSN: 2622-8092</strong></p> https://ejournal.iwima.ac.id/index.php/ictech/article/view/425 SIMONSA-MBG: SISTEM PEMANTAUAN SISA MAKANAN BERBASIS IOT DENGAN ANALISIS FOOD WASTE RATIO DI SEKOLAH 2026-10-09T13:21:29+07:00 Wachid Darmawan wachid.dw@gmail.com Widiyono Widiyono widdyono@gmail.com Muhammad Faizal Kurniawan faizal@iwima.ac.id <p><em>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan sistem pemantauan sisa makanan berbasis data untuk mendukung evaluasi menu dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan SIMONSA-MBG, sistem monitoring sampah MBG berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan pengukuran sensor dengan analisis Food Waste Ratio (FWR) di sekolah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) yang meliputi pengumpulan data, analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Purwarupa menggunakan ESP32, load cell HX711, sensor ultrasonik HC-SR04, dan DHT22 yang terhubung dengan Firebase Realtime Database dan dashboard web. Pengujian pemantauan kontinu selama 120 menit pada 4 titik pengamatan menunjukkan peningkatan tingkat keterisian dari 4,4% menjadi 72,4% dan akumulasi massa sisa makanan sebesar 17,6 kg. Pengujian menghasilkan </em><em> = 0,9995, </em><em> = 1,000, serta MAPE sebesar 0,85% untuk massa <u>&gt;</u> 20 kg dan MAE sebesar 0,125 cm dan MAPE 0,60% untuk jarak 5-10 cm. Penerapan FWR pada sepuluh jenis menu menghasilkan FWR agregat sebesar 11,17%, dengan empat menu berada pada kategori rendah, lima menu pada kategori sedang, dan satu menu pada kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dashboard SIMONSA-MBG dapat menyediakan informasi kuantitatif mengenai kondisi wadah, timbulan sisa makanan, dan FWR per jenis menu sebagai dasar pendukung pengambilan keputusan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas pengamatan pada beberapa sekolah dan mengembangkan prediksi timbulan sisa makanan berbasis machine learning.</em></p> 2026-10-28T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Wachid Darmawan, Widiyono Widiyono, Muhammad Faizal Kurniawan https://ejournal.iwima.ac.id/index.php/ictech/article/view/430 PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID UNTUK PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA DAN EVALUASI HOT-FIT DI POSYANDU 2026-10-09T13:24:59+07:00 Risqiati Risqiati risqiati2488@gmail.com Bambang Ismanto bams.stmikwp@gmail.com Nurul Amalia amalia.0121@gmail.com <p><em>Stunting merupakan permasalahan pertumbuhan balita yang memerlukan deteksi dan penanganan dini. Pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu Melati Sugihwaras masih dilakukan secara manual melalui Buku KIA dan catatan kader sehingga kurang efektif dalam pengelolaan dan pemantauan data. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Stunting Checker berbasis Android untuk membantu kader, bidan, dan orang tua dalam memantau pertumbuhan serta mendeteksi risiko stunting. Studi pendahuluan dilakukan melalui observasi, wawancara kepada kader dan bidan, serta kuesioner kepada orang tua balita. Hasil kuesioner menunjukkan 50% orang tua belum mengetahui stunting dan belum memperoleh edukasi yang memadai mengenai gizi dan pencegahannya. Oleh karena itu dibutuhkan aplikasi yang dapat membantu dalam memantau perkembangan balita, memperoleh edukasi gizi, dan berkonsultasi dengan bidan. Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi deteksi stunting untuk anak balita dengan memanfaatkan machine learning menggunakan algoritma Random Forest. Berdasarkan pengujian HOT FIT dengan 8 indikator diperoleh hasil pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,26 dari skala 5 atau indeks 85,2%. Indikator kualitas informasi dan manfaat bersih memiliki nilai yang paling menonjol mengidentifikasikan bahwa implementasi aplikasi berjalan efektif dalam memberikan informasi ke pengguna.</em></p> 2026-10-28T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Risqiati Risqiati, Bambang Ismanto, Nurul Amalia https://ejournal.iwima.ac.id/index.php/ictech/article/view/434 OPTIMALISASI USER EXPERIENCE MELALUI PENDEKATAN USER-CENTERED DESIGN DAN QUIM EVALUATION UNTUK PERANCANGAN USER INTERFACE E-RT 2026-10-09T13:27:05+07:00 Nurul Amalia amalia.0121@gmail.com Bambang Ismanto bams.stmikwp@gmail.com Nur Ika Royanti ikaroyant@gmail.com <p><em>Perkembangan teknologi digital mendorong desa untuk mengadopsi konsep smart village guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan partisipasi masyarakat. Namun, sebagian besar aplikasi layanan desa yang ada masih menghadapi permasalahan pada aspek antarmuka pengguna yang kurang intuitif, sehingga menurunkan efektivitas pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan user experience melalui penerapan pendekatan User-Centered Design (UCD) dan evaluasi kualitas antarmuka menggunakan metode QUIM (Quality in Use Integrated Measurement) dalam perancangan user interface sistem E-RT. Metode UCD digunakan untuk menggali kebutuhan pengguna melalui tahapan identifikasi konteks penggunaan, analisis kebutuhan, perancangan solusi, serta evaluasi berbasis umpan balik pengguna. Selanjutnya, metode QUIM diterapkan untuk mengukur tingkat kualitas kegunaan sistem berdasarkan indikator efisiensi, efektivitas, kepuasan, dan kemudahan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan UCD mampu menjawab permaslahan pengelolaan administrasi RT yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan melibatkan pengguna sejak tahap idnetifikasi kebutuhan, perancangan, hingga evaluasi dan perbaikan desain, rancangan antarmuka yang dihasilkan menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan nyata dari dua kelompok pengguna utama, yaitu warga dan pengurus RT. Ditinjau dari hasil evaluasi QUIM dengan 10 indikator yang dilakukan kepada warga menunjukan hasil yang konsisten, yaitu penilaian Efficiency, Effectiveness, Productivity, Satisfaction, Learnability, Safety, Trustfulness, Accessibility, dan Universality berada pada rentang nilai 3,41–4,20 yang termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan untuk evaluasi dari pengurus dengan indicator yang sama memiliki nilai antara 4,21–5,00 yang termasuk dalam kategori nilai sangat tinggi</em><em>.</em></p> 2026-11-03T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Nurul Amalia; Bambang, Ika